Tanah Laut Terima Bagi Hasil Pajak Rp41 Miliar di RUPS Bank Kalsel
BANJARMASIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sukses memperkuat struktur keuangan daerah melalui sinergi strategis dengan sektor perbankan. Dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Kalsel, Bumi Tuntung Pandang resmi menerima alokasi dana bagi hasil pajak provinsi yang cukup fantastis.
Pertemuan strategis ini berlangsung di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Rabu (4/3/2026), yang dihadiri langsung oleh seluruh kepala daerah se-Kalimantan Selatan.
Berdasarkan hasil rekonsiliasi data hingga Triwulan IV Tahun Anggaran 2025, Pemkab Tanah Laut menerima kucuran dana sebesar Rp41.021.342.537. Dana ini merupakan hasil optimalisasi penerimaan pajak provinsi yang dibagikan secara proporsional.
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang memimpin rapat tersebut, berharap skema pembagian ini menjadi motor penggerak pemerataan pembangunan.
"Distribusi dana dilakukan sesuai regulasi yang berlaku. Kami ingin dana ini benar-benar mendorong pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, termasuk di Tanah Laut," ujar Gubernur.
Selain kabar mengenai pendapatan daerah, RUPS kali ini juga membawa misi besar transformasi Bank Kalsel. Bank kebanggaan warga Banua ini diproyeksikan bakal naik kelas menjadi Bank Devisa pada Juni mendatang.
Untuk memperkuat daya saing menuju target tersebut, para pemegang saham mendiskusikan pemenuhan modal inti yang ditargetkan mencapai Rp10 triliun. Langkah ini ditempuh melalui opsi pola saham Seri A dan Seri B guna menjamin stabilitas keuangan bank di tengah dinamika ekonomi global.
Meski kinerja keuangan Bank Kalsel saat ini dalam kategori sehat dan positif, Gubernur H. Muhidin memberikan catatan penting bagi jajaran direksi.
Ia menekankan agar manajemen tidak hanya menunggu di kantor, tetapi lebih proaktif menjangkau masyarakat.
"Bank Kalsel saat ini dalam kondisi baik dan sehat. Namun, manajemen harus lebih proaktif dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Banua," tegas H. Muhidin.
Hadir dalam acara tersebut para Bupati dan Wali Kota se-Kalsel, Dewan Komisaris, serta jajaran Direksi Bank Kalsel yang berkomitmen penuh menjaga stabilitas fiskal dan pertumbuhan ekonomi daerah.